Yeah, akhirnya aku bisa menonton film The Hunger Games ini! Dan kali ini aku akan review filmnya..

the hunger games movie

The Hunger Games adalah film yang diadaptasi dari novel karya Suzanne Collins dengan judul yang sama dan telah diterjemahkan ke lebih dari 26 bahasa. Pada tahun 2008, buku The Hunger Games pernah masuk sebagai kategori Best Book of The Year dan Notable Children’s Book versi The New York Times. Untuk filmnya sendiri, ide untuk mengadaptasi buku ini ke film sudah ada sejak tahun 2009. Dan berbagai nama pemeran Katniss muncul seperti Hailee Steinfeld, Emma Roberts, Abigail Breslin, Saoirse Ronan dan Jennifer Lawrence. Selain itu, peran Gale diperebutkan oleh David Henrie, Drew Roy dan Liam Hemsworth. Sedangkan peran Peeta diperebutkan oleh Hunter Parrish, Lucas Till, Alexander Ludwig dan Josh Hutcherson. Meski Alexander Ludwig tidak berhasil mendapatkan peran Peeta Mellark, tapi ia berhasil mendapatkan peran Cato.

the hunger games scene 1

Well, The Hunger Games bercerita tentang kehidupan Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) seorang anak yatim yang tinggal di negara Panem (bekas Amerika Serikat) tepatnya di Distrik 12. Nah, karena dulu pernah terjadi pemberontakan terhadap Capitol, maka sebagai hukumannya, masing-masing Distrik wajib mengikutsertakan anak laki-laki dan perempuan berusia antara 12 hingga 18 tahun untuk mengikuti The Hunger Games. The Hunger Games sendiri adalah pertandingan mematikan. Dan hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah membunuh atau dibunuh. Dengan adanya acara ini, pemerintah Capitol mengingatkan seluruh warga Panem bahwa Capitol lah yang memenggang kekuasaan di seluruh Panem.

Nah, ketika pemilihan wakil-wakil The Hunger Games ke-74, adik Katniss, Primrose Everdeen (Willow Shields) terpilih menjadi wakilnya. Tentu saja, Katniss yang memang sangat menyayangi Primrose tidak ingin adiknya mati. Jadi, ia dengan sukarela menggantikan Primrose di The Hunger Games. Selain itu, anak laki-laki yang menjadi wakil Distrik 12 adalah Peeta Mellark (Josh Hutcherson), seorang anak tukang roti yang dulu pernah melemparkan roti kepada Katniss saat ia sekarat.

 

the hunger games scene 2

Film ini tak hanya menampilkan aksi-aksi menengangkan, tapi juga memunculkan unsur cinta segitiga antara Katniss, Peeta dan Gale Hawthorne (Liam Hemswroth), sahabat Katniss. Oleh karena itu, The Hunger Games sering dibanding-bandingkan dengan Twilight Saga, ya meskipun dilihat dari ratingnya, The Hunger Games yang menang. Dengan menonton film ini, kita juga bisa mengerti arti pengorbanan, ketekunan dan bertahan hidup. Kita bisa belajar dari Katniss bahwa berputus asa dan sering mengeluh dalam menjalani persoalan hidup tak akan mengubah hidup kita menjadi lebih baik.

Well, buku The Hunger Games ini ditulis dengan Katniss sebagai naratornya. Bukunya punya deskripsi yang sangat detail tentang semua bentuk penampilan karakter, salah satu contohnya adalah pakaian-pakaian aneh yang dikenakan oleh penududuk Capitol. Tapi untungnya, aku sama sekali tidak menyangka jika film ini mampu memperlihatkan secara detail hal-hal yang ada di buku, persis seperti yang aku yang aku bayangkan ketika membaca bukunya. Kostum, set, lokasi dan para pemainnya. Selain itu, film ini juga dapat ditonton orang-orang yang belum membaca bukunya, karena plotnya sama sekali tidak membingungkan🙂

Awalnya, aku berharap plot dalam film ini dipersiskan dengan bukunya, tapi ternyata harapanku tidak terkabul. Banyak adegan-adegan berbeda dalam film ini dan membuat aku sedikit kecewa. Tapi overall, I absolutely love it! FYI, sekuel kedua The Hunger Games yaitu Catching Fire kabarnya sudah dalam persiapan syuting. Can’t wait for it! hehe😀