Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,

Selamat jalan,
dan kembali pada-Nya,

selamat jalan sayang,
penyejuk jiwaku,
calon bidadari surgaku .