garam-ts-dalamAnda punya keringat berlebih, tapi tidak tahu penyebabnya? Jangan-jangan itu karena tubuh terlalu banyak mengandung garam. Karena terlalu banyak garam bisa membuat tubuh memiliki keringat berlebih. Kenapa bisa begitu?

Garam atau natrium klorida berfungsi membantu kontrak otot, membantu perjalanan impuls saraf dan memainkan bagian penting dalam menjaga cairan tubuh.

Tapi jika garam dikonsumsi secara berlebih justru akan menimbulkan bahaya tersendiri bagi kesehatan orang tersebut. Seseorang yang terlalu banyak mengonsumsi garam akan membuat tubuh menjadi kering atau kekurangan cairan yang dapat mengakibatkan masalah jantung, stroke serta gangguan tekanan darah.

Ini karena garam bersifat mengambil air dalam tubuh dan dikeluarkannya dalam bentuk urine dan keringat. Semakin banyak konsumsi garam orang akan semakin banyak mengeluarkan keringat dan pipis.

Dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (9/10/2010) kebanyakan garam di dalam tubuh akhirnya dikeluarkan tubuh melalui urine serta kulit dalam bentuk keringat.

Ketika seseorang mengonsumsi terlalu banyak garam, maka akan dikeluarkan melalui keringat bersama dengan sel kulit, air dan lemak hingga mencapai folikel rambut di permukaan kulit.

Jumlah garam yang dikeluarkan lewat keringat ini bisa bervariasi, beberapa orang ada yang berkeringat lebih banyak dibandingkan orang lain. Kondisi tersebut disebabkan jumlah keringat yang keluar dipengaruhi oleh suhu di luar dan juga genetik dari orang tersebut.

Kandungan utama dari keringat adalah natrium klorida atau dikenal dengan nama garam dapur, karena itu jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi garam maka keringat yang akan dikeluarkan oleh tubuh juga bertambah.

Para pakar kesehatan telah sepakat untuk memberikan rekomendasi penggunaan garam per hari berdasarkan usia seseorang, yaitu 7-12 bulan sebanyak 1 gram, 1-3 tahun sebanyak 2 gram, usia 4-6 tahun sebanyak 3 gram, usia 7-10 tahun sebanyak 5 gram, usia 11-14 tahun sebanyak 6 gram dan orang dewasa sebanyak 6 gram.