gerakancontentSering merasa tidak percaya diri dengan lemak berlebih pada bagian lengan, perut dan paha? Jangan khawatir, ahli kesehatan olahraga dari RS Mitra kemayoran Michael Triangto membagi saran mengenai jenis-jenis latihan yang tepat untuk ‘membasmi’ lemak di tubuh. Apa saja?

stk327173rkn

1. Latihan Menyeluruh
Untuk menghilangkan lemak berlebih, Michael Triangto menyarankan agar melakukan latihan menyeluruh terlebih dulu, baru fokus pada bagian tubuh yang dirasa tak memuaskan. “Latihan menyeluruh bersifat latihan kardio, seperti jalan cepat, jogging dan sepeda. Definisi latihan kardio adalah latihan yang menggunakan gerakan berulang-ulang dengan intensitas rendah, untuk waktu minimal 30 menit setiap kali. Dilakukan 3 sampai 5 kali dalam seminggu, “ujar Michael

 

 

 

 

 

110124_gerakan2

2. Sit Up & Crunch
Setelah melakukan latihan menyeluruh hingga berat badan turun, Anda pun dapat berkonstreasi menghilangkan lemak yang ada pada di area terntentu. Michael menjelaskan bahwa latihan crunch dan sit up bisa bantu menghilangkan lemak pada perut. Gerakan crunch mirip sit-up, namun punggung tetap menempel pada lantai sehingga tekanan lebih fokus pada area perut.

 

 

 

AWO_0483. Tricep & Bicep
Sedangkan bagi yang memiliki masalah dengan lengan besar, Anda bisa mencoba gerakan latihan yang mengencangkan otot tangan dan lengan. “Saya lebih suka secara menyeluruh dulu kita turunkan (berat badan) setelah itu baru kita fokus pada bagian-bagian yang terjelek. Misalnya, lengan kita bantu dengan gerakan tricep dan bicep,” jelas Michael.

 

 

 

 

 

110232_gerakan44. Side Kick
Menurut Michael, latihan kardio dapat menurunkan berat badan tetapi butuh waktu lama. Oleh karena itu, melakukan gerakan side kick dapat bantu mempercepat proses menghilangkan lemak. “(Mengecilkan pahanya kita bantu dengan gerakan side kick. Gerakan-gerakan itu yang harus dilakukan karena waktunya lama,” kata Michael lagi.

 

 

 

 

110313_gerakan55. High Intensity Interval Training (HIIT)
Selain itu, Micahel menyarankan untuk menggunakan metode HIIT (High Intensity Interval Training). “Jadi dengan latihan HIIT tadi kita menggabungkan antara gerakan ringan dengan gerakan yang lebih berat. Kalau kita latihan 3 menit, 2,5 menit untuk latihan ringan, yang 1,5 menit latihannya berat. Misalnya 2,5 menit jalan cepat, setengah menitnya jogging,” tutup Michael.

semoga bermanfaat🙂