152803_coupleaangrycoverPria yang suka memberikan harapan palsu (PHP) perlu diwaspadai. Namun terkadang, wanita saat sedang jatuh cinta sulit menentukan sikap dengan pria yang cuma memberinya harapan kosong.Agar tidak ‘digantung’ terus menerus, ada baiknya mengambil tindakan. Tanyakan apa yang dia inginkan dari Anda. Jangan mau dipermainkan oelh pria yang hanya membuang-buang waktu berharga Anda.

“Kalau saya langsung tanya saja maunya apa, ngapain sih kita digantung-gantung, diperlakukan orang seenaknya, supaya kita juga nggak buang-buang waktu,” tutur Rosdiana Setyaningrum, M. Psi, psikolog klinis anak dan dewasa kepada wolipop selesai workshop kampus di Universitas Indonesia beberapa waktu lalu.

Psikolog yang akrab disapa Diana itu menjelaskan mau atau tidak diberikan harapan palsu merupakan sebuah pilihan. Anda harus berani mengambil sebuah keputusan. Lakukan apa yang memang diinginkan, jangan bergantung pada orang lain.

“Kita juga bisa kok gantung sana-sini, tapi cuma kita nggak mau kan? Pokoknya harus berani, apa yang kita mau, go for it,” tegasnya.

Terkadang wanita yang sedang terbuai asmara sering menganggap bahwa pujaan hatinya akan berubah suatu saat nanti. Padahal manusia tidak bisa berubah terutama setelah umur 20 tahun. Jadi, buat apa menunggu janji-janji yang tidak dapat dibuktikan.

“Dijanji-janjiin doang, dijadiin juga nggak, ah berarti dia memang begitu kelakuannya. Kadang kalau perempuan suka ngerasa ‘aduh, lelaki ini akan datang kok begitu dia cinta sama saya, dia akan berubah,’ itu nggak mungkin,” jelas wanta lulusan Universitas Indonesia itu.

Diana menasihati agar wanita sebaiknya tidak mengabaikan intuisi atau ‘kata hati’. Intuisi akan menjadi media untuk mengetahui bahwa si pria baik atau tidak. Selain itu, pertimbangkan nasihat teman dan keluarga karena mereka menyarankan berdasarkan penglihatan sehingga sarannya perlu dipikirkan kembali.

“Intuisi itu bicara tapi kadang-kadang kalau kita lagi naksir orang kita nggak mau percaya. Dengarkan juga kata teman-teman karena mereka itu lebih objektif (penilaiannya),” sarannya.

semoga bermanfaat🙂

sumber : wolipop