selamat pagi semua..

selamat hari ibu🙂

hari ini saya akan membahas tentang pete dan jengkol hehe soalnya tadi pagi habis sarapan pete dan kebetulan pacar nggak suka sama pete😦 semoga dengan adanya artikel ini jadi makin berkurang yaa orang yang benci makan pete amin😀

yaudah langsung aja yuk ~~

peteDi balik baunya yang kurang sedap, pete, ternyata kaya akan gizi. Khususnya untuk kandungan protein, di mana kandungan yang terdapat di dalamnya melebihi tempe dan tahu.
Tidak bisa dipungkiri, jika sampai saat ini masih banyak yang menganggap pete sebagai salah satu jenis makanan rendahan atau kampungan. Bahkan, tidak sedikit yang melecehkan. Maka tidak heran jika banyak orang gengsi untuk mengaku bahwa dirinya suka dengan makanan berpolong ini.


Padahal, Dr. Shanty Iswara, MS SpGk mengatakan bahwa pete dan jengkol itu baik untuk dikonsumsi, karena memiliki kandungan melebihi tempe dan tahu. Ia menjelaskan bahwa dari hasil analisa komposisi kandungan pete dan jengkol terbukti memiliki kandungan 23.3 gram protein untuk per 100 gram. Sedangkan kalau tempe dan tahu 100 gramnya terdapat kandungan protein sebanyak 18.3 gram.

“Nah, sedangkan kebutuhan protein kita dalam sehari dianjurkan 10-15 % dari total kalori yang kita makan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Shanty yang berpraktek di Sam Marie ini menjebarkan bahwa tidak hanya protein saja, dalam petai dan jengkol ternyata juga terdapat karbohidrat, protein, vitamin, mineral, fosfor, kalsium, alkaloid, steroid glikosida, tannin dan saponin, yang dibutuhkan tubuh. Jadi, masih malu mengakui gemar makan pete dan jengkol?

petai2 Petai.
Ada 2 jenis petai : Petai biasa atau disebut juga petai gede atau petai besar sesuai dengan bentuknya dan Petai cina atau mlandingan dan jenis ini bentuknya lebih kecil kira-kira 10% dari petai gede.

Beberapa manfaat petai :
1. Menambah stamina tubuh. Petai mengandung 3 macam gula, yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa. Ketiga jenis gula ini bermanfaat untuk menambah tenaga tubuh.
2. Mengobati depresi. Karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Serotonin ini memberi stimulus pada otak yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
3. Menurunkan tekanan darah tinggi. Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah.
4. Mencegah sembelit. Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.
5. Mengatasi luka lambung. Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus.
Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.
6. Mengatasi stress. Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Namun walaupun begitu konsumsi petai yang berlebihan juga tidak baik, karena cukup berbahaya bagi ginjal, karena banyak mengandung asam amino. Dan hal ini juga yang menyebabkan aroma yang tidak sedap pada urine. Karena asam amino kaya akan unsur Nitrogen dan unsur Sulfur yang akan diubah menjadi gas menjadi Amoniak (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) (yang menyebabkan kentut bau)

Seperti yang diketahui, asam amino ini merupakan komponen penting dalam penyusunan protein. tetapi bila dalam jumlah banyak maka akan dibuang melalui ginjal, dan akibatnya protein yang berat molekulnya besar akan merusak saringan pada ginjal, dan akibatnya akan ditemukan protein dalam urine. Gejala ini dinamakan proteinuria.
Sedangkan manfaat petai bagi ginjal juga ada, karena petai ini juga mengandung anti oksidan yang baik. Dan kita tahu bahwa yang berfungsi untuk membersihkan darah adalah hati dan ginjal. Sedangkan darah kita akibat lingkungan yang kotor / makanan yang tidak sehat banyak sekali mengandung radikal bebas. Dan untuk menangkal radikal bebas dibutuhkan antioksidan.

Klasifikasi Tanaman Petai
Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingkom : Tracheobinta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua : dikotil)
Subkelas : Rosidae
Ordo : Fabales
Famili : Fabaceae (Suku polong-polongan)
Genus : Parkia
Spesies : Parkia speciosa Hassk

Kandungan Gizi Petai
Gizi Jumlah/=100 gram
Energi =142 kalori
Protein = 10,4 gram
Lemak = 2 gram
Kalsium = 95 mili gram
Fosfor = 115 mili gram
Besi = 1,2 mili gram
Vitamin C = 36 mili gram

Selain itu petai juga dapat mengatasi berbagai macam penyakit dan kondisi buruk pada tubuh, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut :
1. Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.
2. PMS
Seorang wanita yang mengalami PMS (premensturan syndrome) saat datang bulan dapat diatasi dengan memakan petai. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.
3. Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
4. Tekanan darah tinggi
Petai mengandung kalium yang sangat tinggi tetapi rendah garam sehingga mempunyai kemampuan untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
5. Meningkatkan kemampuan kerja otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun 2011 karena memakan petai pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.
6. Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka petai akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan.
7. Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan perut saat mabuk adalah milkshake petai yang dimaniskan dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
8. Kekenyangan
Petai memiliki efek antasid pada tubuh sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, petai mengurangi sakitnya.
9. Mual di pagi hari
Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.
10. Mengatasi obesitas
Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. Riset menyimpulkan bahwa untuk menghindari nafsu makan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat, seperti petai, setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.
11. Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau)
Petai dapat mnolong penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.
12. Membantu untuk berhenti merokok
Petai dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.
13. Stress
Kalium adalah mineral penting yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.
14. Stroke
Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine” makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian yang disebabkan serangan stroke sampai 40%

 

Kesimpulan
Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa petai memiliki banyak kandungan gizi penting yaitu 3 macam jenis gula (glukosa, sukrosa, dan fruktosa), kalium, kalsium, lemak, protein, fosfor, zat besi, dan vitamin c. Beberapa khasiat dari petai yaitu dapat mengatasi depresi, stress, anemia, mual, mabuk, tekanan darah tinggi, kekenyangan, obesitas, SAD (Seasonal Affective Disorder), sembelit, stroke, PMS (premensturan syndrome) pada wanita, membantu untuk berhenti merokok, dan dapat meningkatkan kemampuan kerja otak.