hehe😀

ketemu lagi yaa,, tapi sumpah mimin lagi nggak bisa tidur dan galau berat😥

ada yang mau nemenin nggak??

yaudah dari pada mimin galau nggak jelas mending mimin cerita sedikit tentang novel yang baru mimin beli pas mau liburan kemarin

mau tau novel apa?

kemarin pas muter2 cari novel yang ternyata dikudus belum ada, kecewa banget tapi pas liat ada buku bagus langsung deht mimin beli😀
Lagian bukunya juga tinggal satu hehehe😀
ini bukunya :) re_buku_picture_update_85544
sebenarnya niat awal beli buku ini cuma iseng soalnya pacar suka banget sama kucing dari dulu, katanya sih gara2 lucu yaudah deht jadi pindah aliran suka sama kucing dadakan, secara cinta sama pacar gitu :p jadi apapun yang pacar suka gue juga mesti suka (prinsip gue yang konyol😀 )
yaudah nggak usah basa basi lagi yaa..
ini karakteristik tentang novel yang baru aku beli :

Cat Stories: Kisah-Kisah Kucing
Oleh James Herriot

Berat = 0.20 kg

Harga : Rp. 35.000,-

Ukuran = 13.5 x 20 cm
Tahun = Maret 2012
Halaman =  216
ISBN  = 9789792280265
Penerbit  = Gramedia Pustaka Utama
Kategori Buku › Novel & Sastra › Novel Terjemahan

Sinopsis 
Kumpulan kisah tentang kucing dan para pemiliknya, dari dokter hewan dan pencerita paling disayangi di dunia––James Herriot.

Ada cerita tentang Buster, anak kucing yang datang pada Hari Natal; Alfred, kucing pemilik toko gula-gula; Emily yang tinggal bersama tuannya yang pengelana; serta Olly dan Ginny, sepasang anak kucing yang muncul di rumah keluarga Herriot untuk meminta makanan. James Herriot menuturkan setiap kisah dengan penuh kehangatan dan kasih sayang yang menjadi ciri khasny

Resensi

“Sulit untuk merasa kesal pada makhluk yang langsung mengeong begitu kuajak bicara.” – Philip Brown –

Bila menyebut kucing, apa yang terbayang di benak kalian? Sampai saat ini masih banyak orang yang menganggap kucing sebagai makhluk egois, “memperalat” manusia demi keuntungan pribadinya (baca:perut kenyang) dan seterusnya. Anggapan subyektif itulah yang coba dibantah oleh James Herriot.

Cat Stories terdiri dari 10 cerita pendek, kesemuanya menuturkan kisah ‘cinta’ James Herriot dengan makhluk berbulu yang pernah menjadi dewa pujaan bangsa Mesir Kuno ini. Sepanjang kisah, kita akan diajak melihat betapa besar pengaruh seekor kucing dalam kehidupan manusia.

Ambil contoh Alfred, Si Kucing Toko Permen yang menjadi cerita pembuka. Dari sekian banyak toko permen di kota Darrowby, toko milik Geoffrey Hatfield-lah yang selalu dibanjiri pengunjung. Apa sih rahasianya, mengingat tampilan toko lain jauh lebih menarik dan mewah? Tak lain adalah cara Mr Hatfield melayani para pelanggannya. Setiap individu diperlakukan dengan penuh rasa hormat, kelembutan dan perhatian. Tak heran suasana hangat selalu melingkupi toko tersebut.

“Tak pelak lagi, semua itu berkat cara penjualan Geoff yang unik dan jelas bukan hanya akting belaka untuknya, semua itu murni lahir dari pengabdian tulus akan panggilan jiwanya, kebahagiaan melakukan pekerjaannya.” [hal.25]

Lalu siapa Alfred? Boleh dibilang kucing ini adalah maskot toko Mr. Hatfield. Yang dikerjakannya hanyalah duduk tegak dan anggun, mengamati setiap proses jual beli yang terjadi di toko. Meskipun demikian, ia adalah bagian yang tak terpisahkan dari toko tersebut. Hanya dengan membayangkan bagaimana Alfred akan mendengkur keras dan menggerak-gerakkan kepalanya pada para pelanggan yang selalu menyempatkan diri membelainya, hati saya pun terasa hangat.

Sampai suatu ketika, kondisi kesehatan Alfred menurun. Atas permintaan Mr. Hatfield, James beberapa kali memeriksa kucing itu, tapi tidak berhasil menemukan penyebabnya. Seiring dengan itu, suasana toko pun berubah. Hilang sudah semua kehangatan yang dipancarkan sang pemilik toko dan kucingnya. Yang tersisa hanya sosok kurus, bungkuk dan lesu Mr. Hatfield, serta ekspresi kosong Alfred yang semakin kurus dan kehilangan kilaunya.

Merasa tidak sanggup lagi melihat pemandangan memelas itu, James bertekad akan melakukan sesuatu. Sanggupkah ia menyelamatkan Alfred dan majikannya?

Tidak hanya mengurusi kucing milik orang lain, James Herriot juga harus berurusan langsung dengan makhluk yang sering dibilang angkuh itu di dalam rumahnya sendiri. Entah mengapa, James selalu gagal mengakrabkan diri dengan Ginny dan Olly, dua anak kucing liar yang sering mampir ke rumahnya untuk minta makan. Perlu 3 cerita untuk menceritakan kerasnya perjuangan James, bahkan sekedar untuk mengelus kedua kucing itu. Bisa dibayangkan betapa frustrasinya James melihat Ginny dan Olly malah lebih dulu bisa akur dengan Helen, istrinya. Harga diri James sebagai dokter hewan seolah jatuh ke jurang yang dalam.

James terus memutar otak, memikirkan bagaimana supaya kedua kucing itu mau menaruh kepercayaan padanya. Sialnya, peristiwa-peristiwa yang terjadi di antara mereka justru membuat Ginny dan Olly semakin malas berurusan dengan James. Gak heran sih. Andai saya seekor kucing, tak akan semudah itu saya percaya pada orang yang berkali-kali menggunakan trik demi proses pencukuran bulu dan pensterilan. Hehehe…

Lalu bagaimana selanjutnya? Sanggupkah James meyakinkan Ginny dan Olly? Atau James harus berhenti berharap dan menganggap ini adalah sesuatu yang mustahil?

“Aku sudah merasakan kucing-kucing menggosok-gosokkan wajah mereka di wajahku dan menyentuh pipiku dengan kuku-kuku dimasukkan. Bagiku ini merupakan pernyataan cinta.” – James Herriot –

Pertama kali diterbitkan pada tahun 1994, Cat Stories adalah satu dari sekian banyak animal stories karya James Herriot. Dalam kata pengantar, James menuturkan bahwa salah satu alasannya menulis buku ini adalah rasa ketertarikan yang tak ada habisnya pada kucing. Saat mulai kuliah, ia sangat kecewa karena kucing tidak mendapat porsi penjelasan dalam Sisson’s Anatomy of Domestic Animals, buku teks pegangan di masa itu. Suatu hal yang bagi James sangat absurd, karena kucing adalah salah satu hewan peliharaan paling populer.

***

Bila ditanya genre buku apa yang sanggup membuat saya meneteskan airmata, animal stories akan duduk di peringkat teratas. Mau media buku atau film, saya akan memastikan tidak ada hal penting yang harus dilakukan setelahnya, karena nyaris bisa ditebak perasaan akan langsung gloomy tidak karuan selesai menonton atau membaca. Contoh sederhana: Tiap kali membaca ulang serial Chicken Soup edisi para penggemar hewan, baru beberapa halaman awal saja airmata sudah muncul tanpa tahu malu ^^”

Cat Stories (untungnya?) memang belum cukup kuat untuk menjebol tanggul airmata saya. Namun setiap kisah di dalamnya mampu membangkitkan perasaan nostalgia. Dulu saya pernah memelihara kucing, dan masih ingat perasaan gemas dan hangat yang timbul ketika si kucing selalu rajin membangunkan saya di pagi hari dengan menjilati kaki dan wajah, menuntut diberi makan ^^”

Bagi para penggemar binatang, khususnya kucing, tidak ada salahnya membaca Cat Stories. Buku ini juga saya sarankan untuk para orangtua yang ingin mengajarkan pentingnya mencintai binatang pada putra-putrinya. Ilustrasi-ilusrasi manis dalam buku yang dibuat Lesley Holmes menjadi nilai plus tersendiri.

Tentang Pengarang

alf_wightJames Alfred Wight lahir pada tanggal 3 Oktober 1916, di Sunderland, County Durham, Inggris James (1890-1960) dan Hannah (1.890-1.980) Wight. Tak lama setelah pernikahan mereka, Wights pindah dari Brandling Street, Sunderland ke Glasgow di Skotlandia, di mana James mengambil pekerjaan baik sebagai plater kapal dan pianis untuk bioskop lokal, sementara Hannah adalah seorang penyanyi serta penjahit. Untuk kelahiran Alf itu, ibunya kembali ke Sunderland, membawanya kembali ke Glasgow ketika ia berusia tiga minggu. Dia menghadiri Sekolah Dasar dan Sekolah Yoker Hillhead Tinggi.

Pada tahun 1939, pada usia 23, ia memenuhi syarat sebagai dokter hewan dari Veterinary College Glasgow. Pada bulan Januari 1940, ia mengambil pekerjaan yang singkat pada suatu praktik dokter hewan di Sunderland, tapi pindah pada bulan Juli untuk bekerja dalam praktek pedesaan berbasis di kota Thirsk, Yorkshire, dekat dengan Yorkshire Dales dan North York Moors, di mana ia adalah untuk tetap untuk sisa hidupnya. Pada tanggal 5 November 1941, ia menikah Joan Catherine Anderson Danbury. Pasangan ini memiliki dua anak, Alexander James (Jim), kelahiran 1943, yang juga menjadi dokter hewan dan merupakan mitra dalam praktek, dan Rosemary (Rosie), lahir 1947, yang menjadi seorang dokter.

james-herriot1Wight bertugas di Royal Air Force pada tahun 1942. Istrinya pindah ke rumah orangtuanya selama ini, dan setelah dibuang dari RAF sebagai Aircraftman Leading, Wight bergabung dengannya. Mereka tinggal di sini sampai 1946, pada saat mana mereka pindah kembali ke 23 Kirkgate, tinggal sampai tahun 1953.

Kemudian, ia pindah bersama istrinya ke sebuah rumah di Topcliffe Road, Thirsk, sebaliknya sekolah menengah. Praktek asli sekarang museum, “The World of James Herriot”, sedangkan Topcliffe Jalan rumah sekarang dalam kepemilikan pribadi dan tidak terbuka untuk umum. Dia kemudian pindah dengan keluarganya ke desa Thirlby, sekitar empat mil dari Thirsk, di mana dia tinggal sampai kematiannya.

 

James-Herriot-9336867-1-402 Wight dimaksudkan selama bertahun-tahun untuk menulis buku, tetapi dengan sebagian besar waktunya dikonsumsi oleh praktik dokter hewan dan keluarga, ambisi tulisannya pergi mana-mana. Tertantang oleh istrinya, pada tahun 1966 (pada usia 50), ia mulai menulis.

Setelah ditolak beberapa cerita pada mata pelajaran lain seperti sepak bola, ia berpaling kepada apa yang ia tahu yang terbaik. Pada tahun 1969 Wight menulis Jika Hanya Mereka Bisa Bicara, yang pertama dari seri sekarang terkenal berdasarkan hidupnya bekerja sebagai dokter hewan dan pelatihan di Royal Air Force selama Perang Dunia Kedua. Karena sebagian hukum Inggris melarang dokter bedah hewan dari iklan, ia mengambil nama pena, memilih “James Herriot” setelah melihat kiper Skotlandia Jim Herriot bermain sangat baik untuk Birmingham City FC dalam pertandingan melawan Manchester United televisi. Jika Hanya Mereka Bisa Bicara diterbitkan di Inggris pada tahun 1970 oleh Michael Joseph LTD, namun penjualan yang lambat sampai Thomas McCormack, Press St Martin di New York City, menerima salinan dan diatur untuk memiliki dua buku pertama kali diterbitkan sebagai Volume tunggal di Amerika Serikat. Buku yang dihasilkan, berjudul Semua Makhluk Besar dan Kecil, adalah sukses dalam semalam, banyak sekuel pemijahan, film, dan televisi adaptasi sukses.

Wight didiagnosis dengan kanker prostat pada tahun 1991, dan menjalani perawatan di Lambert Memorial Hospital di Thirsk. Ia meninggal 23 Februari 1995, usia 78, di rumah di Thirlby.

sekian dan terimakasih

semoga bermanfaat🙂