alice-head(3)Alice In Wonderland yang merupakan kisah petualangan terbaik sepanjang masa ini tampil lebih menarik dan megah berkat balutan format 3 Dimensi yang fantastis.

Berawal dari mimpi-mimpi Alice Kingsley (Mia Wasikowska) saat berusia 7 tahun yang membawanya pertama kali ke Wonderland. Saat itu ia merasa bahwa itu adalah mimpi belaka, apalagi sang ayah tercinta Marton Csokas (Charles Kingsley) juga menyakinkan itu. Namun Alice kecil tidak menyadari bahwa itu adalah sebuah kenyataan dan takdir dalam hidupnya.

Petualangan dimulai saat Alice menginjak usia 19 tahun dimana ia akan di jodohkan dengan Hamish (Leo Bill). Dipesta yang digelar oleh orang tua Hamish itu ia melihat sosok kelinci mengenakan rompi dan membawa sebuah jam. Rasa penasarannya yang tinggi akhirnya membawa Alice mengikuti sang kelinci yang berujung pada jatuhnya ia kedalam sebuah lubang yang membawanya kembali kedunia yang selama ini ada dalam mimpinya. Disinilah petualangan yang penuh dengan imajinasi dan tidak pernah dibayangkan olehnya dimulai.

Awal film memang agak sedikit lambat, namun kesan itu akan hilang ketika Alice berada di Wonderland. Sang Sutradara mengemas Wonderland sangat megah dan penuh dengan kejutan-kejutan yang tidak akan anda duga sebelumnya. Ditambah dengan efek 3 dimensi, menonton film ini serasa kita dibawa oleh Tim Burton ke dalam imajinasinya yang luar biasa dan tentunya nuansa dark-nya ala pria yang sedang memproduksi film Frankenweenie ini.

Di petualangan Alice In Wonderland kita akan melihat flora dan fauna yang tidak pernah kita bayangkan. Jamur yang besar dan bunga yang bisa berbicara layaknya manusia. Kalau anda sudah puas dengan penggambaran Wonderland, bersiap-siaplah untuk menahan jantung anda ketika unsur tegang di film ini ditawarkan oleh Tim ketika Alice melawan naga The Jabberwock. Namun Tim juga tidak lupa menyelipkan sisipan humor yang bisa membuat kita tertawa berkat penampilan Mad Hatter (Johnny Depp) yang tidak diragukan lagi kemampuannya. Namun anda juga patut mencermati akting Mia Wasikowska, yang sukses memainkan karakter Alice.

Kejeniusan sang sutradara juga terlihat lewat pendeskripsian tokoh-tokoh yang selama ini ada dalam buku karangan Lewis Caroll ini. Kostum White Queen (Anne Hatteway) Red Quenn (Helena Bonham Carter), The Knave of Hearts (Crispin Glover) dan White Rabbit tampak lebih hidup dan megah dari film-film sebelumnya yang pernah diproduksi.